Halaman Mutiara

love drama love architect

Belajar 10/09/2012

Filed under: Mutiara kata — Fuziruh @ 12:06 pm

Meski bingung dan takut salah, harus tetap berjalan. Coba cara ini dan itu, terus berganti dan bertambah.Tapi harus tetap terus belajar,meski sulit. Dari tidak tahu menjadi tahu adalah proses belajar. Dari awalnya sulit menjadi mudah adalah belajar. Keep figthing.

 

My weakness 25/05/2012

Filed under: Mutiara kata,My day — Fuziruh @ 11:43 pm

Kelemahanku yang satu ini adalah kelemahanku dari dulu
kelemahan ini tak pernah berubah
kelemahan ini yang membawaku ke jurang purus asa
kelemahan ini yang menjadikanku tertatih terlambat tertinggal
kelemahan ini yang selalu jadi alasan ketika ada tanya kenapa berhenti
kelemahan inilah penyebab aku berpikir meninggalkan arsitektur
kelemahan ini dijadikan alibi tentang sebuah kemalasan dalam belajar
kelemahan itu adalah tanganku malah mengetik saat dia harus menarik garis
don’t know what to do, and then crying, writing and bengong ing berujung sleeping

Gambarku dari kelas 1 SD sampai kelas 6 SD ketika harus menggambar bebas.

 

Tanya – tanya 01/11/2011

Filed under: Mutiara kata — Fuziruh @ 1:06 pm

Apa, siapa, mengapa?

Kenapa, bagaimana,?

kapan, dimana?

Tanya itu menggangguku

Bertanya tiap menit hingga mendesak detik

Tanya itu menjadi tak tertampung

Tanya yang tak bisa ditanyakan

Tanya yang tak  kan pernah  ada jawabnya

tanya yang sulit diungkapkan

atau belum pantas dilontarkan

kemudian tanya-tanya itu berulang menggoda

ku hanya menunggu waktu tanpa bertanya

menanti jawaban tanpa ada tanya

 

 

 

Kau dan Dia 26/07/2011

Filed under: Arsitektur VS Drama,Mutiara kata — Fuziruh @ 11:20 am

Aku mengenalmu dari sejak aku mengenal kata kata.

Kau menyapaku dengan puisi puisi kecil dibalik buku catatan matematika awal kelas 2 SD hingga SMA.

kau membuatku mendongeng tentang novel yang tak pernah selesai hingga sekarang

sejak awal kenal Kau menemaniku bermimpi dalam hariku.

nyaman, tenang, dama, bahagia, selalu kurasakan saat bersamamu.

dari manapun kau datang aku menyambutmu dengan tawa.

bagaimanapun bentukmu kuberusaha membacamu

bagaimanapun suaramu kuhayati hingga ku mengerti

lemahku karena terlalu penakut, tak mempertahankan agar kau tetap disi-sisiku

salahku menjadi pengecut meninggalkanmu jauh dari mimpiku

hingga kau benar-benar jauh tak bisa kuhampiri.

tapi aku tak pernah melepasmu, tak akan bisa sebab kau mengalir dalam darahku sejak aku lahir.

kumenjaga jarak mu yang tak bisa membawaku kemanapun

lalu berkenalan dengan dia yang sempurna.

dia mencukupiku dan memberiku kebahagiaan tersendiri.

kata orang dia lebih hebat darimu

dia lebih terkenal darimu

aku lebih sulit menghadapi dia daripada kau

mengikuti tuntutannya untuk menjadi sempurna

semampuku berusaha memasukkan dia dalam jiwaku

aku belum bisa memahami  dia.

Setelah lama bersama dia, aku merasa lelah karena tak bisa membagi waktuku untuk mendekatinya.

aku takut dia semakin jauh dan menekan pikiranku yang selalu ingin dekat denganmu.

Dia selalu ada di sampingku sedang kau selalu jauh dariku.

dalam lelahku menghadapi dia, aku bimbang dalam langkah.

meneruskan langkahku yang terseok dan tertatih untuk tetap bersama dia?

atau berbalik langkah ke garis start untuk bersamamu melanjutkan mimpi- mimpiku.

Aku mencintai Kau juga dia, aku ingin bersama kau dan dia.

Sebuah keserakahan dalam hidupku karena aku tak bisa hidup tanpa kau dan dia.

Kau jawablah tanyaku dengan memberi jalan padaku untuk menemuimu

Karena jika tidak kau jawab, aku harus tetap bersama dia meski berat langkah-langkahku menghadapi kesempurnaan dia.

 

Anak Belajar dari kehidupan 31/05/2011

Filed under: Mutiara kata — Fuziruh @ 12:44 pm

By Dorothy Law-Noite

 

  • Jika anak dibesarkan dengan celaan

Ia belajar memaki

  • Jika anak dibesarkan dengan permusuhan

Ia belajar berkelahi

  • Jika anak dibesarkan dengan cemoohan

Ia belajar Rendah diri

  • Jika anak dibesarkan dengan penghinaan

Ia belajar penyesalan diri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Jika anak dibesarkan dengan toleransi

Ia belajar menahan diri

  • Jika anak dibesarkan dengan dorongan

Ia belajar percaya diri

  • Jika anak dibesarkan dengan pujian

Ia belajar menghargai

  • Jika anak dibesarkan dengan perlakuan baik

Ia belajar keadilan

  • Jika anak dibesarkan dengan rasa aman

Ia belajar menaruh kepercayaan

  • Jika anak dibesarkan dengan dukungan

Ia belajar menyenangi dirinya

  • Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang

Ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan

 

 

Bertahan dalam jenuh 27/04/2011

Filed under: Mutiara kata — Fuziruh @ 4:28 pm

Hidup itu tidak seperti  nonton drama,

Dia hanya tetap berjalan tanpa bisa kau hentikan

Tak ada playback yang memungkinkan kita mengulang kejadian yang terlewati

Tak mungkin mengintip apa yang terjadi selanjutnya melalui perintah forwad atau next

Tak bisa di pause sejenak untuk melihat lebih jelas atau menunggu waktu

Tak bisa pula berhenti sesuai kehendak kita dengan memijit tanda stop

Tidak hanya 20 atau 50 episode melainkan bisa menjadi 30 atau 70 tahun.
Harus tetap berjalan meski terasa bosan
Harus tetap diarungi meski terasa berat
Tetap bertahan dalam jenuh

 

Candu Drama 27/09/2010

Filed under: Mutiara kata — Fuziruh @ 11:06 pm

aku membawa jiwaku serta untuk melihatmu sehingga saat semua selesai aku merasa kehilangan dan kosong.
aku tak dapat melupakan begitu saja seolah kamu masa laluku dan aku turut serta dalam kisahmu.
kata, suasana, peristiwa, aku akan ingat seolah kau nyata
apakah aku bisa membuat orang lain sama jadi sepertiku melalui kamu
atau kau akan hanya seperti bintang di langit
slalu bersinar menyinari siang malam tapi tak dapat ku dekati.
aku harus bisa berada dibelakangmu.
kalau selalu didepanmu aku hanya buang waktuku